Mafia Hukum Merajalela, Terpidana Korupsi Digantikan Posisinya Oleh Orang Lain

Mafia Hukum Merajalela, Terpidana Korupsi Digantikan Posisinya Oleh Orang Lain

BOJONEGORO RIMANEWS – Hukum benar-benar rusak parah. Aksi mafia hukum di Kabupaten Bojonegoro terbilang nekad. Sebab, mereka bisa menata orang bermasalah dan sebenarnya menjalani tahanan digantikan oleh orang lain.

Fakta tersebut yang belakangan ini terkuak, yakni terpidana kasus penyelewengan pupuk dengan terdakwa Kasiem (50). Ia bisa membeli untuk menggantikannya di sel Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Bojonegoro.

Data yang dihimpun RIMANEWS di lapangan, Sabtu (1/1/2011) menyebutkan, jika Kasiem yang asal Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, informasinya memberi imbalan Rp 10 juta kepada warga bernama Karni asal Dusun Kalipang, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

Karni dimasukkan ke penjara untuk menjalani masa penahanan terpidana Kasiem yang diganjar vonis 3 bulan 15 hari. Sebab, Kasiem terbukti bersalah 2 perkara sekaligus, yakni atas memori kasasi nomor 2726K dan 2712K menguatkan putusan PN Bojonegoro dan PT.

Tetapi, aksi Kasiem palsu bisa dibongkar oleh patugas Lapas Kelas II A Bojonegoro. Bahkan, pihak lapas juga mengaku kecolongan dengan aksi orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Terbongkarnya aksi Kasiem palsu itu bermula saat Karni yang sebelumnya dijanjikan akan diberi uang Rp 10 juta oleh Kasiem belum juga diberi walaupun sudah hampir seminggu belakangan ini mendekam di jeruji tahanan.

Selain itu, banyak petugas lapas yang masih ingat sosok Kasiem dan sempat kebingungan juga saat yang masuk ke lapangan orang yang berbeda.

Walaupun begitu, saat kasus tersebut terbongkar dan kedok perempuan yang menyaru sebagai Kasiem itu diketahui wartawan, para petugas di lapas saling lempar dan bungkam.

“Ini bukan kuasa saya untuk menyampaikannya. Jadi langsung pimpinan saja,” kata Kasubsi Registrasi Lapas Bojonegoro, Atmari.

Belum diketahui, kesalahan ini ada dipihak siapa. Yang pasti, baik dari lapas maupun Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro yang telah mengeksekusi kasus pada 27 Desember 2010 yang lalu itu belum bisa dimintai keterangan.

Terpisah, Kasipidsus Kejari Bojonegoro, Hendro Sasmito yang dihubungi wartawan belum bisa menjelaskan. Awalnya, telepon yang tersambung dikatakan terputus-putus dan setelah itu ponselnya mati.

Kalapas Bantah Anak Buahnya Terlibat

Sementara itu Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Bojonegoro saat ditemui sejumlah wartawan di kantornya pagi tadi dengan tegas menyatakan kalau pegawai lapas tidak tahu mana Kasiem palsu dan siapa yang asli.Bahkan Dia sendiri juga merasa kecolongan dengan terbongkarnya salah seorang tahanan yang ditukar.

Kalapas menjamin anak buahnya tidak ada yang bermain atau menerima uang untuk menukar terpidana. Ia sendiri sudah menanyakan langsung kepada Atm selaku Kasubsi Registrasi lapas. Ternyata pegawai Lapas juga baru tahu setelah beberapa hari terpidana ada yang menjenguk. Dan seketika setelah mengetahui kasus yang sebenarnya, pihaknya kemudian minta kejaksaan menjebloskan Kasiem asli.

“kami benar-benar kecolongan, terserah kalau kejaksaan memiliki pendapat sendiri” tegas Abdullah. Menurut kalapas yang pernah tugas di Tim-tim ini, terkuaknya kasiyem palsu ini ketika salah satu tetangga kasiyem hendak menjenguknya di lapas Bojonrgoro, setelah di pertemukan ternyata mereka menolak.dan mengatakan ini bukan Kasiyem.

Ditambah lagi Kasiem palsu (Karni) memiliki postur dan wajah yang sama sekali tidak mirip dengan terpidana yang asli. Kejanggalan ini sekarang sedang dilaporkan ke Kejati.Seperti diungkapkan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bojonegoro Sigit Januaris Pribadi.Hari ini(3/1) Kejari sedang melaporkan kejadian ini kepada pengawas Kejati. Ada kemungkinan kasus ini akan dilanjutkan menjadi perkara pidana. Tapi Dia belum bisa berandai-andai, sebab harus menunggu petunjuk pimpinan.(mif)

 

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s